Travel Bodong Menjamur, Pemudik Diimbau Tak Tergiur

Wisata ilegal atau bodong muncul saat kembalinya Lebaran. Perjalanan ini melayani beberapa tujuan penting. Dan untuk Jawa dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergoda karena keamanan dan kenyamanannya tidak terjamin.

"Banyak orang tidak tahu bahayanya. Jika terjadi sesuatu dalam beberapa kasus, tidak ada yang mau bertanggung jawab," kata Mengwi I Made Ardana, pelaksana tugas direktur terminal Tipe-A. Menurut Ardana, keberadaan wisata palsu hanya diketahui dari laporan. Pihaknya melihat bahwa Angkutan Tidak Resmi telah meningkatkan penumpang Denpasar-Gilimanuk pada rute tersebut akhir-akhir ini. Penuh waktu, mis. H. tanpa izin, jalur ini beroperasi setiap sore sebelum gelap. Menurut Ardana, travel fraud jelas merugikan maskapai yang memiliki lisensi penuh.

Hingga saat ini, pihaknya sudah berupaya melakukan penertiban secara langsung, bahkan sudah sering dilakukan penindakan. Salah satunya melakukan operasi bersama di pintu masuk Bali Barat tepatnya di Gilimanuk. Tahun lalu, petugas Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi menangkap beberapa biro perjalanan palsu yang kedapatan mengangkut penumpang dari Bali. Kendaraan yang aman memiliki pelat nomor hitam dan tidak ada izin rute. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Travel Bodong Menjamur, Pemudik Diimbau Tak Tergiur"

Posting Komentar