Kasus Diabetes Anak Naik 70 Kali Lipat, Ini Cara Tepat Mencegahnya dari Dosen UGM
Kasus diabetes anak meningkat 70 kali lipat sejak 2010. Tahun ini ada 1.654 penderita diabetes dan remaja di 13 kota di Indonesia. Angka ini tentunya tidak boleh diremehkan. Orang tua harus mengambil tindakan pencegahan untuk mencegah anak-anak mereka terkena diabetes. Sejak 2010, kasus diabetes pada anak meningkat 70 kali lipat. Tahun ini ada 1.654 penderita diabetes dan remaja di 13 kota di Indonesia. Angka ini tentunya tidak boleh diremehkan. Orang tua harus mengambil tindakan pencegahan untuk mencegah anak-anak mereka terkena diabetes.
Lastdes Cristiany Friday Sihombing, associate professor di Departemen Biostatistika, Epidemiologi, Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, mengatakan diabetes pada anak dapat dicegah dengan bantuan pola makan sehat orang tua. Pencegahan diabetes pada anak Pencegahan diabetes pada anak dimulai dengan menerapkan pola makan sehat sejak dini, yaitu. dengan dimulainya pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). “Pencegahan dimulai dari kebiasaan dan pola makan selama pemberian makanan pendamping ASI,” kata Lastdes Cristiyani dikutip dari laman UGM. Pada usia 6 bulan ke atas, lanjutnya, bayi mulai dikenalkan dengan makanan padat, termasuk makanan tambahan seperti gula dan garam. Di usia ini, orang tua diharapkan sudah bisa menggunakan gula dan garam dengan bijak karena kedua rasa ini sudah dikenalkan. “Saat anak dikenalkan dengan rasa yang bermakna, baik asin, manis, maupun gurih, mereka cenderung ketagihan untuk memilih makanan tersebut, sehingga orang tua perlu bisa mengatur atau membatasi asupan garam dan gula anaknya,” jelasnya. Karena begitu anak terbiasa mengonsumsi gula atau garam, hal itu terbawa hingga dewasa dan sulit dihilangkan. Lastdes Cristiyani juga mengimbau para orang tua untuk mengedukasi anaknya memilih jajanan sehat atau jajanan jauh dari rumah atau sekolah. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa anak-anak masa kini tumbuh besar terpapar dengan jajanan modern yang tinggi gula dan garam serta mudah mengakses berbagai makanan tersebut.
Anjuran WHO untuk konsumsi gula bagi orang dewasa adalah 4 sendok teh per hari. Meski jumlahnya lebih kecil yaitu 6 sendok teh per hari untuk anak-anak. Asupan garam yang disarankan untuk orang dewasa adalah 1 sendok teh per hari, dan orang yang lebih muda atau anak-anak membutuhkan lebih sedikit garam daripada orang dewasa. Pengenalan olahraga pada anak Selain menjaga pola makan sehat dengan membatasi gula dan garam, diabetes pada anak dapat dicegah dengan mengenalkan dan membiasakan anak berolahraga atau berolahraga. Tidak hanya dapat mencegah penyakit diabetes, olahraga teratur dapat mendorong pertumbuhan dan metabolisme tubuh anak ke arah yang lebih baik. Data Laporan Aktivitas Fisik Anak dan Remaja Indonesia Tahun 2022 menunjukkan bahwa aktivitas fisik anak di Indonesia masih rendah. Laporan tersebut menemukan bahwa kurang dari 20 persen dari total populasi anak memenuhi kebutuhan akan aktivitas fisik. “Kondisi pandemi kemarin juga membuat anak-anak jarang keluar dan tidak banyak berolahraga. Ini juga bisa menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah anak penderita diabetes di negara ini," ujar Lastdes Cristiyani.


0 Response to "Kasus Diabetes Anak Naik 70 Kali Lipat, Ini Cara Tepat Mencegahnya dari Dosen UGM "
Posting Komentar